Saturday, 24 June 2017

4 Contoh Surat Perjanjian Hutang dengan Jaminan Yang Baik dan Benar

Sebagai orang yang hendak berhutang dengan jaminan, atau sebagai orang yang aka memberikan hutang walaupun dengan jaminan, anda perlu menggunakan surat. Surat resmi yang anda perlukan ini akan melindungi anda dari jerat penipuan dan kerugian, karena hak anda dilindungi hukum. Untuk itu surat perjanjian hutang dengan jaminan wajib menggunakan materai. Namun, bila anda bingung dengan format sura perjanjian ini, anda bisa melihat artikel ini. Artikel ini sengaja dibuat untuk memberikan anda arahan contoh surat perjanjian hutang dengan jaminan. Dengan adanya surat jaminan ini maka anda akan aman, dan tidak perlu khawatir. Surat ini akan berlaku di depan hukum sampai kapanpun.
Surat perjanjian merupakan surat yang telah dibuat oleh kedua belah pihak dan disetujui. Kedua belah pihak setuju dengan hak dan kewajiban yang tertera dalam surat tersebut. Disini, karena surat ini merupakan surat perjanjian hutang maka surat yang dimaksud adalah surat pernyataan untuk meminjam uang dengan jaminan barang. Ada dua jenis hutang yang sampai sekarang dilakukan oleh beberapa orang, dan adanya surat resmi dari si pengundang, yakni hutang dengan jaminan dan hutang tanpa jaminan. Hutang tanpa jaminan pun sama dengan hutang dengan jaminan, yakni sama – sama memerlukan surat resmi dengan materai 6000. Apabila anda butuh contoh surat perjanjian hutang dengan jaminan, maka anda bisa melihat contohnya. Demikian yang bisa saya bagikan, selamat mencoba!

Contoh Surat Perjanjian Hutang dengan Jaminan

Surat Perjanjian Hutang dan Jaminan

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama               : _____________
No. KTP           : _____________
Alamat            : _____________
Dengan ini menyatakan:

1. Bahwa, pada tanggal __ _______ ____ saya telah melakukan peminjaman uang kepada saudara ____________ sebesar Rp. 5.500.000 (lima juta lima ratus ribu rupiah) dan berjanji akan mengembalikan pinjaman tersebut dalam jangka waktu 15 (lima belas) hari atau jatuh tempo pada tanggal __ _____;

2. Bahwa, sampai dengan tanggal jatuh tempo tersebut ternyata saya belum juga dapat mengembalikan pinjaman saya kepada saudara ________;

3. Bahwa, dengan ini saya memohon keringanan kepada saudara _________ agar diberi perpanjangan jangka waktu untuk melunasi pinjaman saya tersebut untuk selama 15 (lima belas hari) lagi atau jatuh tempo pada tanggal __ ________;

4. Bahwa, dengan ini saya menyerahkan sebuah kendaraan roda dua merek _______ tipe _______ No. STNK _______, No. BPKB _________ sebagai jaminan pelunasan hutang saya tersebut.

5. Bahwa, dalam hal saya tidak dapat melunasi pinjaman saya tersebut sampai dengan perpanjangan jangka waktu sebagaimana dimaksud Butir 3, maka sepeda motor tersebut sebagaimana dimaksud Butir 4 akan menjadi milik saudara ______ sepenuhnya.
Demikian Surat Pernyataan ini saya buat dengan tanpa paksaan ataupun tekanan dari pihak manapun.
Surabaya, __ ________ ___



  Contoh Surat Perjanjian Hutang Dengan Jaminan

Pada hari ini Selasa Tanggal Sembilan Juni Tahun Dua Ribu Lima Belas, kami yang bertanda tangan di bawah ini setuju mengadakan Perjanjian Utang Piutang yaitu:

1.
Nama        :  Ikhsan
Umur        :  26 Tahun
Pekerjaan  :  Karyawan Swasta
Alamat      :  Jl. Kenari No. 35
Untuk selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA.

2.
Nama        :  Ikram
Umur        :  29 Tahun
Pekerjaan :  Wiraswasta
Alamat     :  Jl. Melati No. 25
Untuk selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.
Maka melalui surat perjanjian ini disetujui oleh Kedua Belah Pihak ketentuan-ketentuan sebagaimana tercantum di bawah ini:
  1. PIHAK PERTAMA telah menerima uang tunai sebesar Rp.600.000.000,- (Enam Ratus Juta Rupiah) dari PIHAK KEDUA yang dimana uang tunai tersebut adalah hutang atau pinjaman. 
  2. PIHAK PERTAMA bersedia memberikan barang jaminan yakni …………., yang nilainya dianggap sama dengan uang pinjaman kepada PIHAK KEDUA.
  3. PIHAK PERTAMA berjanji akan melunasi uang pinjaman KEPADA PIHAK KEDUA dengan tenggang waktu selama 6 (Enam) bulan terhitung dari ditandatanganinya Surat Perjanjian ini.
  4. Apabila nantinya dikemudian hari ternyata PIHAK PERTAMA tidak dapat membayar hutang tersebut, maka PIHAK KEDUA memiliki hak penuh atas barang jaminan baik untuk dimiliki pribadi maupun untuk dijual kepada orang lain.
  5. Surat Perjanjian ini dibuat dalam 2 (Dua) Rangkap bermaterai cukup dan masing-masing rangkap mempunyai kekuatan hukum yang sama, masing-masing untuk PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA.
  6. Surat Perjanjian dibuat dan ditandatangani oleh Kedua Belah Pihak secara sadar dan tanpa tekanan dari Pihak manapun di Jakarta pada hari, tanggal dan bulan seperti tersebut di atas.
Demikianlah surat perjanjian utang-piutang ini dibuat bersama di depan saksi-saksi, dalam keadaan sehat jasmani dan rohani dan untuk dijadikan sebagai pegangan hukum bagi masing-masing pihak.

PIHAK PERTAMA,                                                                                   PIHAK KEDUA


       Ikhsan                                                                                                         Ikram 

Saksi-saksi : 

NAMA                   TANDA TANGAN 
1. Alaudin               _______________ 
2. Junaidi                _______________ 
3. Marzuki              _______________ 
4. Muntazar            _______________

 

Contoh Surat Perjanjian Hutang Dengan Jaminan


Pada hari ini Rabu Tanggal Lima April Tahun Dua Ribu Tujuh Belas, kami yang bertanda tangan di bawah ini setuju mengadakan Perjanjian Utang Piutang yaitu:

1. Nama        :  Munahadi
    Umur          :  28 Tahun
    Pekerjaan :  Internet Marketer
    Alamat       :  Jln. Anggrek No. 54 Banda Aceh
   
Untuk selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA.

2. Nama        :  Setiawan
    Umur          :  27 Tahun
    Pekerjaan :  Wiraswasta
    Alamat       :  Jln. Mawar No. 33 Banda Aceh
   
Untuk selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.

Maka melalui surat perjanjian ini disetujui oleh Kedua Belah Pihak ketentuan-ketentuan sebagaimana tercantum di bawah ini:
  1. PIHAK PERTAMA telah menerima uang tunai sebesar Rp. 30.000.000,- (Tiga Puluh Juta Rupiah) dari PIHAK KEDUA yang dimana uang tunai tersebut adalah hutang atau pinjaman.
  2. PIHAK PERTAMA bersedia memberikan barang jaminan yakni …………., yang nilainya dianggap sama dengan uang pinjaman kepada PIHAK KEDUA.
  3. PIHAK PERTAMA berjanji akan melunasi uang pinjaman KEPADA PIHAK KEDUA dengan tenggang waktu selama 1 (satu) tahun terhitung dari ditandatanganinya Surat Perjanjian ini.
  4. Apabila nantinya dikemudian hari ternyata PIHAK PERTAMA tidak dapat membayar hutang tersebut, maka PIHAK KEDUA memiliki hak penuh atas barang jaminan baik untuk dimiliki pribadi maupun untuk dijual kepada orang lain.
  5. Surat Perjanjian ini dibuat dalam 2 (Dua) Rangkap bermaterai cukup dan masing-masing rangkap mempunyai kekuatan hukum yang sama, masing-masing untuk PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA.
  6. Surat Perjanjian dibuat dan ditandatangani oleh Kedua Belah Pihak secara sadar dan tanpa tekanan dari Pihak manapun di Banda Aceh pada hari, tanggal dan bulan seperti tersebut di atas.
Demikianlah surat perjanjian utang-piutang ini dibuat bersama di depan saksi-saksi, dalam keadaan sehat jasmani dan rohani dan untuk dijadikan sebagai pegangan hukum bagi masing-masing pihak.

Pihak Pertama,                                                                                            Pihak Kedua


Munahadi                                                                                                         Setiawan

Saksi-saksi :

NAMA                   TANDA TANGAN
1. Muzakir            ...............................
2. Jumadi              ...............................
3. Marwan           ...............................
4. Nazar                 ...............................

Baca Juga:
-6 Contoh Surat Gugatan Sengketa Tanah Yang Baik
-6 Contoh Surat Keterangan Hibah Tanah Yang Benar Dan Baik
-4 Contoh Surat Gugatan Cerai Istri Kepada Suami
-4 Contoh Surat Perjanjian Hutang Piutang Yang Baik dan Benar

Contoh Surat Perjanjian Hutang dengan Jaminan Yang Baik dan Benar

Pada hari ini kami yang bertanda tangan dibawah ini kami setuju untuk melakukan Perjanjian hutang piutang sebagai berikut :
Nama
: Semijo
Umur
: 32 Tahun
Pekerjaan
: Wiraswasta
Nomor KTP
: 9708070808081
Alamat
: Jl. Taman Siswa Km. 10 Bantul Yogyakarta
Yang mana selanjutnya disebut Pihak Pertama
Nama
: Sekijo
Umur
: 39 Tahun
Pekerjaan
: Buruh Pabrik
Nomor KTP
: 8838393030484
Alamat
: Jl. Taman Siswa Km. 11 Bantul Yogyakarta
Untuk selanjutnya disebut Pihak Kedua.
Maka dengan surat perjanjian ini, kedua belah pihak sepakat untuk melakukan utang piutang dengan ketentuan-ketentuan sebagai berikut ini :
1.    Pihak Pertama bersedia meminjamkan uang  sebesar Rp. 50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) kepada Pihak Kedua.
2.    Pihak Kedaa akan memberikan barang jaminan berupa BPKB mobil kepada Pihak Pertama dengan rincian sebagai berikut :
Atas nama
: Sekijo
Merk Motor
: Honda Jazz
Warna
: Hitam
No. Rangka
: 93719000191
Tahun
: 2014
CC Motor
: 500 CC
No. Polisi
: AB 99900 GJ
No. Mesin
: 388446839992
No. BPKB
: 229299299202
3.    Pihak Kedua berjanji untuk melunasi uang pinjaman kepada Pihak Pertama selamatenggang waktu 1 tahun terhitung sejak ditandatanganinya Surat Perjanjian ini.
4.    Bila mana dikemudian hari Pihak Kedua tidak dapat membayar hutangnya maka Pihak Pertama mempunyai hak penuh atas barang jaminan baik itu untuk dimiliki sendiri maupun dijual kepada orang lain.
5.    Bila dimasa mendatang terjadi perselisihan maka akan diselesaikan dengan cara kekeluargaan terlebih dahulu. Dan bila tidak ditemui jalan kesepakatan maka akan dibawa kehukum yang berlaku.
Surat Perjanjian ini dibuat 2 (dua) rangkap bermaterai cukup dan masing-masing rangkap memiliki kekuatan hukum yang, baik itu untuk Pihak Pertama serta Pihak Kedua.Surat Perjanjia ini dibuat serta ditandatangani oleh kedua belah pihak tanpa adanya paksaan dari pihak manaun.
 Bantul, 17 Februari 2017
Pihak Pertama
Semijo



Pihak Kedua
Sekijo
Saksi : 1. Sewijo
2. Suiketemu
3. Saksimuto
4.Sokgaul



Demikian 4 Contoh Surat Perjanjian Hutang dengan Jaminan Yang Baik dan Benar yang dapat kami sampaikan. Anda dapat mengambil contoh surat diatas untuk referensi anda. Semoga contoh surat  yang kami tuliskan diatas dapat bermanfaat bagi Anda. Terimakasih.
 


EmoticonEmoticon