Wednesday, 13 September 2017

Permendikbud No. 20, 21, 22, 23 dan 24 Tahun 2016 tentang Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi, Standar Proses dan Standar Penilaian

Berkaitan dengan upaya standarisasi pendidikan nasional, Pemerintah melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan telah menerbitkan sejumlah peraturan baru, diantaranya:
  1. Permendikbud No. 20 Tahun 2016 tentang Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar dan Menengah yang digunakan sebagai acuan utama pengembangan standar isi, standar proses, standar penilaian pendidikan,standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, dan standar pembiayaan. Dengan diberlakukanya    Peraturan Menteri ini, maka Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 54 Tahun 2013 Tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
  2. Permendikbud No. 21 Tahun 2016 tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah  yang memuat tentang  Tingkat Kompetensi dan Kompetensi Inti sesuai dengan jenjang dan jenis pendidikan tertentu. Kompetensi Inti meliputi sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan dan ketrampilan. Ruang lingkup materi yang spesifik untuk setiap mata pelajaran dirumuskan berdasarkan Tingkat Kompetensi dan Kompetensi Inti untuk mencapai kompetensi lulusan minimal pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. Dengan diberlakukannya Peraturan Menteri ini, maka Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 64 Tahun 2013 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
  3. Permendikbud No. 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah yang merupakan kriteria mengenai pelaksanaan pembelajaran pada satuan pendidikan dasar dan satuan pendidikan dasar menengah untuk mencapai kompetensi lulusan. Dengan diberlakukanya    Peraturan Menteri ini, maka Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 65 Tahun 2013 Tentang Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
  4. Permendikbud No. 23 Tahun 2016 tentang Standar Penilaian Pendidikan yang merupakan kriteria mengenai lingkup, tujuan, manfaat, prinsip, mekanisme, prosedur, dan instrumen penilaian hasil belajar peserta didik yang digunakan sebagai dasar dalam penilaian hasil belajar peserta didik pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Dengan diberlakukannya Peraturan Menteri ini, maka Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 66 Tahun 2013 tentang Standar Penilaian Pendidikan dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 104 Tahun 2014 tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik Pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
  5. Permendikbud No. 24 Tahun  2016 tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran pada Kurikulum 2013 ini maka ketentuan yang mengatur tentang Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, Muatan Pembelajaran dalam Struktur Kurikulum, Silabus, Pedoman Mata Pelajaran, dan Pembelajaran Tematik Terpadu sebagaimana diatur dalam Permendikbud No. 57 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah, Permendikbud No. 58 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah, Permendikbud No. 59 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah, dan Permendikbud No. 60 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
Keempat peraturan menteri di atas tidak dapat dilepaskan dari adanya upaya revisi Kurikulum 2013 yang saat ini sedang diterapkan di beberapa sekolah sasaran. Dengan kata lain, keempat peraturan menteri di atas pada dasarnya merupakan landasan yuridis bagi penerapan kurikulum 2013 yang telah direvisi.
Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang keempat peraturan di atas, silahkan klik tautan tautan di bawah ini:
  1. Permendikbud No. 20 Tahun 2016 tentang Standar Kompetensi Lulusan
  2. Permendikbud No. 21 Tahun 2016 tentang Standar Isi
  3. Permendikbud No. 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses
  4. Permendikbud No. 23 Tahun 2016 tentang Standar Penilaian
  5. Permendikbud No. 24 Tahun  2016 tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar

Search Populer:
  • permendikbud no 26 tahun 2017
  • permendikbud no 25 tahun 2017
  • permendikbud full day school
  • permendikbud no 24 tahun 2017 pdf
  • permendikbud 23 tahun 2017 pdf
  • permendikbud no 23 tahun 2017 tentang 5 hari sekolah
  • download permendikbud no 23 tahun 2017 pdf
  • peraturan menteri (permen) nomor 23 tahun 2017

Sunday, 25 June 2017

Cara Penggunaan Rumus Fungsi IF di Microsoft Excel


Cara Penggunaan Rumus Fungsi IF di Microsoft Excel | Penggunaan rumus pada microsoft excel akan memudahkan anda dalam pengoperasian data sesuai dengan kebutuhan anda. Salah satu rumus yang dapat anda pergunakan adalah if.
If merupakan suatuu kode yang digunakan untuk menyatak suatu kondisi. Biasa nya if diiringi dengan jawaban true atau false atau juga biasa diiringi denan kalimat yang menyatakan benar ataupun salahnya suatu kondisi yang diyatakan oleh if. Sehingga dengan menggunakan rumus logical test akan papat membantu anda dalam memberikan suatu nilai ataupun keputusan yang tepat sesuai dengan perhitungan matematis.
Berikut contoh dalam penggunaan if di dalam Mc Office Exel dibawah ini :


Tips Menggunakan Fungsi IF dalam Excel
  • Jumlah fungsi IF yang diperbolehkan untuk dipakai dalam sebuah formula yang menggunakan IF bersarang () adalah maksimal 64.
  • Untuk mendapatkan nilai dari hasil perbandingan, alternatif selain menggunakan fungsi IF() yang begitu banyak adalah menggunakan fungsi lainnya seperti fungsi VLOOKUP, HLOOKUP, LOOKUP atau CHOOSE.
  • Untuk mendapatkan hasil dengan berdasarkan data teks atau bilangan tertentu maka pertimbangkan untuk menggunakan fungsi-fungsi pendukung lainnya seperti COUNTIF, COUNTIFS, SUMIF and SUMIFS.
Ada banyak fungsi yang digunakan dalam Microsoft Excel sebagai penunjang sistem pendataan dan pembukuan organisasi. Salah satu yang paling umum adalah rumus IF yang merupakan fungsi logika dimana suatu nilai mempunyai syarat dan dapat bernilai benar apabila syarat tersebut terpenuhi, sebaliknya akan bernilai salah apabila syaratnya tidak terpenuhi.
Contoh Penggunaan Rumus IF
Sebagai salah satu rumus excel lengkap yang disediakan oleh Microsoft Excel, fungsi logika dengan memakai rumus IF bisa digunakan dengan 2 model, yaitu if tunggal dan if ganda.
IF Tunggal
Misalnya dalam kasus penentuan apakah seorang siswa lulus ujian TIK atau tidak. Syarat kelulusan yaitu nilai kurang dari 75 maka harus remidi dan apabila mendapatkan nilai mulai dari 75 ke atas maka lulus.
contoh penggunaan rumus if tunggal excel
Sesuai dengan syarat yang digunakan, maka rumusnya
=IF(B3<75,”REMIDI”,”LULUS”)
Dan hasilnya
perhitungan hasil rumus if tunggal
IF Majemuk
Syarat atau kondisi pada rumus ini adalah lebih dari dua, dimana hasil pertama, kedua, ketiga dan seterusnya akan sesuai dengan syarat tersebut, sedangkan syarat terakhir tidak sesuai dengan syaratnya.
Rumus: =IF(KONDISI,”NILAI BENAR1”, IF(KONDISI2,”NILAI BENAR2”,”NILAI SALAH”)
Dari contoh kasus di atas, disyaratkan apabila :
  • nilai <50, maka Gagal
  • nilai 50 sampai <75, maka Remidi
  • nilai >=75, maka Lulus
sehingga rumusnya menjadi
=IF(B3<50;”GAGAL”;IF(B3>=75;”REMIDI”;”LULUS”))
dan hasilnya
hasil perhitungan rumus if majmuk/ganda 


Cara Lainnnya


1. Langkah pertama anda dapat membuka program Microsoft excel, baik yang sudah memiliki data atau anda dapat membuat tabel pada worksheet baru , misalnya tabel yang menyatakan lulus atau tidak lulus.
2. Setelah itu anda dapat memasukan rumus logika, misalnya akan menerapkan suatau kondisi dimana siswa yang mendapatkan nilai diatas 7 maka dinyatakan ‘LULUS’ sedangkan siswa yang mendapatkan nilai dibawah 7 maka dinyatakan ‘TIDAK LULUS’, maka untuk permasalahan seperti itu anda dapat membuat contoh logika simpel =IF(D3>70,”LULUS”,”TIDAK LULUS”)


Cara Penggunaan Rumus Fungsi IF di Microsoft Excel
Belajar Mc Office Exel
3. Sedangkan apabila anda memiliki dua data, misalnya saja pada laporan elajar siswa, yang didalam laporan terdapat dua nilai, yaitu nilai UTS dan nialai UAS, dan anda ingin mencari nilai rata – rata niali tersebut dan yang memiliki niali rata – rata diatas 7 dinyatakan lulus. Maka anda dapat menggunakan rumus seperti ini =IF((D3+E3)/2>=69,”LULUS”,”TIDAK LULUS”

Cara Penggunaan Rumus Fungsi IF di Microsoft Excel

Belajar Mc Office Exel
Dengan memahami fungsi rumus IF maka anda dapat memulai mengerjakan hal lain yang ternyata pas jika diterapkan dengan rumus seperti ini sehingga membantu anda dalam pengoperasian yang lebih cepat.


Bagaimana menghitung jumlah kata Menggunakan FUNGSI DAN PENGGUNAAN COUNT, COUNTA, COUNTIF PADA Ms.EXCEL

Cara Menghitung Jumlah Kata Yang Sering Muncul – Dalam bekerja menggunakan aplikasi buatan Microsoft yakni Microsoft Office Excel sangatlah mudah. Kita sangat mudah untuk menyelesaikan tugas-tugas pekerjaan itu, terlebih lagi jika kita berurusan dengan data-data yang jumlahnya banyak. Nah, dalam Ms. Office Excel ternyata juga mampu menghitung berapa jumlah data/teks/string yang sering muncul. Ini tentu sangat memudahkan kita. Persoalan ini biasanya sering muncul ketika kita berhadapan dengan data-data seseorang. Misalkan untuk mengetahui berapa jumlah Laki-laki dan berapa jumlah Perempuan dalam satu data pendudukan tersebut.

Jika kita hitung secara manual mungkin akan sedikit melelahkan, dan belum tentu juga benar. Terlebih lagi jika datanya dalam jumlah banyak, satu ribu misalnya. Bisa-bisa kita seharian untuk menghitung jumlah laki-laki dan perempuan. Untuk itu, kita dapat menggunakan rumus yang ada dalam Ms. Excel, yaitu dengan menggunakan fungsi LEN. Ada banyak fungsi untuk menghitung jumlah data yang sering muncul dalam Ms. Excel ini. Untuk lebih jelasnya, dapat Anda simak pada ulasan berikut ini mengenai cara mengetahui jumlah kata yang sering muncul dalam Ms. Office Excel dengan mudah.

 1. COUNT
RUMUS : =COUNT(RANGE)
Adalah Rumus untuk menghitung banyak angka ( hanya angka ) bisa juga huruf atau simbol dalam sebuah barisan cell.
Misalnya anda ingin menghitung berapa jumlah data dari table dibawah ini.
ika
Formulanya: =COUNT(D3:D6)
lalu ENTER. Anda akan mendapatkan jumlah dari datanya adalah 4
ika1

2.CountA
Adalah Rumus untuk menghitung banyaknya data( hanya data) pada sebuah barisan cell. Hampir sama dengan Count tetapi bedanya di angka dan data saja.
Misalnya, anda ingin menghitung banyaknya data dari table dibawah ini.
Rumusnya: =COUNTA(B3:B6)
ika2
Lalu, ENTER dan anda akan dapatkan hasilnya adalah 12
ika3

3.Countif
Menghitung banyaknya data dengan kriteria tertentu,misalnya banyak data dalam sebuah range  ada berapa kata/sel yang sama, bisa dia berupa Nama yang sama, angka yang sama dan lain sebagai nya. maka kita dapat menentukann ada berapa banyak sel tersebut.
Contohnya, kita ingin menghitung ada berapa data dengan jumlah 1.
Maka rumusnya =countif(D3:D6;1)
ika4
tekan ENTER,maka anda akan dapatkan hasilnya adalah 2. Artinya, ada 2 data dengan jumlah 1.
ika5

PERHATIAN : PADA COUNTIF UNTUK KRITERIA ADA 2 JENIS YANG PERTAMA KRITERIA BERUPA ANGKA DAN KRITERIA BERUPA HURUF, CONTOH DIATAS KRITERIA BERUPA ANGKA DAN JIKA KRITERIA BERUPA HURUF MAKA ANDA HARUS MENGGUNAKAN TANDA PETIK DUA


Bagaimana menghitung jumlah kata dalam sel atau sel rentang di Excel?

Anda dapat dengan mudah menghitung jumlah kata dalam MS Word, namun Excel tidak memiliki alat built-in untuk menghitung jumlah kata dalam lembar kerja. Namun, Anda dapat menghitung jumlah kata di Excel dengan metode berikut:


Mudah menghitung jumlah karakter tertentu dalam sel
Kutools untuk utilitas COUTCHAR Excel membantu Anda dengan mudah menghitung jumlah karakter tertentu yang muncul dalam string teks di sel.



Panah biru kanan gelembung Hitung jumlah kata dengan rumus

Berikut adalah dua formula bagi Anda untuk menghitung kata-kata dalam sel dan dalam sel rentang.
Jika Anda ingin menghitung kata dalam sel, Anda dapat memasukkan rumus ini " = IF (LEN (TRIM (A1)) = 0,0, LEN (TRIM (A1)) - LEN (SUBSTITUTE (A1," "," ")) + 1) ".
Misalkan Anda ingin menghitung kata-kata di sel A1, lakukan seperti ini: di sel B1, masukkan rumus di atas, lihat tangkapan layar:
 
Doc-count-words1
Dan kemudian tekan tombol Enter pada keyboard. Dan jumlah kata-kata telah dihitung di sel B1.
Jika Anda ingin menghitung kata-kata dalam kisaran sel, Anda dapat menggunakan rumus berikut " = SUM (IF (LEN (TRIM (A1: C7)) = 0,0, LEN (TRIM (A1: C7)) - LEN ( SUBSTITUTE (A1: C7, "", "")) + 1)) ".
Misalnya, Anda perlu menghitung kata-kata di kisaran A1: C7, Anda dapat menyalin rumus di atas di sel D1, lihat tangkapan layar:
Doc-count-words2
Dan kemudian tekan tombol Shift + Ctrl + Enter pada keyboard. Dan jumlah sel rentang akan ditampilkan.

Panah biru kanan gelembung Hitung jumlah kata dengan User Defined Functions

Selain itu, Anda bisa menghitung kata-kata di sel dengan User Defined Functions, lakukan langkah-langkah berikut:
1. Klik Pengembang > Visual Basic , jendela Microsoft Visual Basic untuk aplikasi baru akan ditampilkan, klik Insert > Module , dan masukan Fungsi Ditetapkan Pengguna berikut ke dalam Modul:
Fungsi intWordCount (rng As Range) Sebagai Integer
IntWordCount = UBound (Split (rng.Value, ""), 1) + 1
Fungsi akhir
2. Jika Anda perlu menghitung kata-kata di sel A1, dan Anda dapat memasukkan rumus ini " = intwordcount (A1) " ke dalam sel B1, lalu tekan tombol Enter , dan jumlah kata dalam sel A1 akan ditampilkan.
Dengan metode ini Anda hanya bisa menghitung kata-kata dalam sel, tapi jika Anda ingin menghitung kata dalam kisaran, cara ini tidak akan berhasil.

Panah biru kanan gelembung Hitung jumlah kata dengan kode VBA

Dengan kode VBA berikut, Anda dapat dengan cepat menghitung kata-kata dalam sel dan rentang.
1. Pilih sel atau kisaran yang ingin Anda hitung jumlah kata.
2. Klik Developer > Visual Basic , jendela Microsoft Visual Basic untuk aplikasi baru akan ditampilkan, klik Insert > Module , dan masukan kode berikut ke dalam Modul:
Sub CountWords ()
Dim WordCount As Long
Dim Rng As Range
Dim S As String
Dim N As Long
Untuk Setiap Rng Dalam ActiveSheet.UsedRange.Cells
S = Application.WorksheetFunction.Trim (Rng.Text)
N = 0
Jika S <> vbNullString Lalu
N = Len (S) - Len (Ganti (S, "", "")) + 1
Berakhir jika
WordCount = WordCount + N
Berikutnya Rng
MsgBox "Words In ActiveSheet Sheet:" & Format (WordCount, "#, ## 0")
End Sub
3. Kemudian klik Doc-multiply-calculation-3 Tombol untuk mengeksekusi kode, dan jumlah kata-kata akan ditampilkan di kotak prompt. Lihat tangkapan layar
Doc-count-words3

Panah biru kanan gelembung Hitung jumlah kata dengan Kutools for Excel (hanya klik)

Y ou dapat mencoba kata-kata Count dalam jangkauan utilitas Kutools for Excel untuk dengan mudah menghitung jumlah kata dalam sel atau kisaran hanya dengan beberapa klik.
1. Pilih sel untuk mengembalikan nomor kata. Dan kemudian klik Kutools > Formula Helper > Count words in range . Lihat tangkapan layar
2. Di kotak dialog Helper Formula , tentukan sel atau rentang dengan kata-kata yang perlu Anda hitung di kotak Range , lalu klik tombol OK . Lihat tangkapan layar
Kemudian Anda akan mendapatkan jumlah kata dalam sel tertentu atau jangkauan.
Jika Anda ingin memiliki percobaan gratis terhadap utilitas ini, silakan download perangkat lunak terlebih dahulu, lalu aktifkan operasi sesuai langkah-langkah di atas.

Alat Produktifitas yang Direkomendasikan


  • Gabungkan Sel / Baris / Kolom tanpa Kehilangan Data.
  • Menggabungkan dan mengkonsolidasikan beberapa lembar dan buku kerja.
  • Bandingkan Range, Copy Multiple Ranges, Konversi Teks ke Tanggal, Konversi Unit dan Mata Uang.
  • Hitung dengan Warna, Pager Subtotals, Filter Sort dan Super Tingkat Lanjut,
  • Lebih Pilih / Sisipkan / Hapus / Teks / Format / Link / Komentar / Buku Kerja / Lembar Kerja Alat ...
Screen shot of Kutools for Excel


Berapakah Range VBA di Excel ?

VBA Range Object mewakili sel atau beberapa sel di lembar kerja Excel Anda. Ini adalah objek terpenting dari Excel VBA. Dengan menggunakan berbagai objek VBA Excel, Anda dapat merujuk ke,
  • Sel tunggal
  • Baris atau kolom sel
  • Sel seleksi
  • Rentang 3-D
Seperti yang telah kita bahas di tutorial sebelumnya, VBA digunakan untuk merekam dan menjalankan Macro. Tapi bagaimana VBA mengidentifikasi data dari sheet yang perlu dieksekusi. Di sinilah VBA Range Objects berguna.
Dalam tutorial ini, Anda akan belajar-
  • Pengantar Referensi Objek di VBA
  • Lihat sel Tunggal menggunakan Worksheet.Range Property
  • Properti Seluler
  • Range Offset properti

Pengantar Referensi Objek di VBA

Mengacu pada VBA Range Object Excel dan Object Qualifier.
  • Object Qualifier : Ini digunakan untuk referensi objek. Ini menentukan buku kerja atau lembar kerja yang Anda maksud.
Untuk memanipulasi nilai sel ini, Properties and Methods digunakan.
  • Properti: Properti menyimpan informasi tentang objek.
  • Metode: Metode adalah tindakan objek yang akan dilakukan. Range objek dapat melakukan tindakan seperti yang dipilih, disalin, dibersihkan, diurutkan, dll.
VBA mengikuti pola hirarki objek untuk merujuk objek di Excel. Anda harus mengikuti struktur berikut. Ingat .dot overhere menghubungkan objek pada masing-masing level yang berbeda.
Application.Workbooks.Worksheets.Range
Ada dua tipe utama dari objek default.

Cara merujuk ke VBA Excel Range Object menggunakan Range property

Rentang properti bisa diaplikasikan di dua jenis objek yang berbeda.
  • Benda Lembar Kerja
  • Rentang Objek
Sintaks untuk Range Property
  1. Kata kunci "Rentang."
  2. Tanda kurung yang mengikuti kata kunci
  3. Rentang Sel yang Relevan
  4. Kutipan ("")
  Application.Workbooks ("Book1.xlsm") Lembar kerja ("Sheet1"). Range ("A1") 
Bila Anda merujuk objek Rentang, seperti yang ditunjukkan di atas, ini disebut referensi yang memenuhi syarat . Anda telah memberi tahu Excel persis kisaran mana yang Anda inginkan, lembar dan lembar kerja apa.
Contoh : Lembar kerja MsgBox ("sheet1"). Range ("A1")
Dengan menggunakan properti Range, Anda bisa melakukan banyak tugas seperti,
  • Lihat sel Tunggal dengan menggunakan properti jangkauan
  • Lihat sel Tunggal menggunakan Worksheet.Range Property
  • Lihat seluruh baris atau kolom
  • Lihat sel gabungan menggunakan Worksheet.Range Property dan masih banyak lagi
Dengan demikian akan terlalu panjang untuk mencakup semua skenario untuk properti jangkauan. Untuk skenario yang disebutkan di atas, kami akan menunjukkan contoh hanya untuk satu. Lihat sel Tunggal dengan menggunakan properti jangkauan.

Lihat sel Tunggal menggunakan Worksheet.Range Property

Untuk merujuk ke satu sel, Anda harus merujuk ke satu sel.
Sintaks sederhana "Range (" Cell ")".
Di sini, kita akan menggunakan perintah ".Select" untuk memilih sel tunggal dari sheet.
Langkah 1) Pada langkah ini, buka excel anda.
VBA Range Objects
Langkah 2) Pada langkah ini,
  • Klik VBA Range Objects tombol.
  • Ini akan membuka jendela.
  • Masukkan nama program anda disini dan klik tombol 'OK'.
  • Ini akan membawa Anda ke file Excel utama, dari menu atas klik tombol rekam 'berhenti' untuk berhenti merekam Makro.
VBA Range Objects
Langkah 3) Pada langkah selanjutnya,
  • Klik pada tombol Makro VBA Range Objects Dari menu paling atas. Ini akan membuka jendela di bawah ini.
  • Di jendela ini, klik tombol 'edit'.
VBA Range Objects
Langkah 4) Langkah di atas akan membuka editor kode VBA untuk nama file "Single Cell Range". Masukkan kode seperti gambar di bawah ini untuk memilih range "A1" dari excel.
VBA Range Objects
Langkah 5) Sekarang simpan file tersebut VBA Range Objects Dan jalankan program seperti yang ditunjukkan di bawah ini.
VBA Range Objects
Langkah 6) Anda akan melihat Cell "A1" dipilih setelah eksekusi program.
VBA Range Objects
Demikian juga, Anda bisa memilih sel dengan Nama tertentu. Misalnya, jika Anda ingin mencari sel dengan nama "Tutorial Guru99-VBA". Anda harus menjalankan perintah seperti gambar di bawah ini. Ini akan memilih sel dengan nama itu.
Range ("Tutorial Guru99 - VBA")
Untuk menerapkan range object lainnya disini adalah contoh kode.
Rentang untuk memilih sel di Excel Rentang dinyatakan
Untuk single row Rentang ("1: 1")
Untuk Kolom tunggal Rentang ("A: A")
Untuk Sel Bersebelahan Rentang ("A1: C5")
Untuk Sel Non-Bersebelahan Rentang ("A1: C5, F1: F5")
Untuk persimpangan dua rentang Rentang ("A1: C5 F1: F5")

(Untuk sel persimpangan, ingat tidak ada operator koma)
Untuk menggabungkan Cell Rentang ("A1: C5")

(Untuk menggabungkan penggunaan sel "menggabungkan" perintah)

Properti Seluler

Demikian pula untuk rentang, di VBA Anda juga bisa Anda "Cell Property". Satu-satunya perbedaan adalah bahwa ia memiliki properti "item" yang Anda gunakan untuk merujuk sel pada spreadsheet Anda. Properti sel berguna dalam lingkaran pemrograman.
Sebagai contoh,
Cells.item (Baris, Kolom). Kedua garis di bawah mengacu pada sel A1.
  • Cells.item (1,1) ATAU
  • Cells.item (1, "A")

Range Offset properti

Rentang properti offset akan memilih baris / kolom dari posisi semula. Berdasarkan rentang yang dinyatakan, sel dipilih. Lihat contoh di bawah ini.
Sebagai contoh,
  Range ("A1") offset (Rowoffset: = 1, Columnoffset: = 1). Pilih 
Hasilnya akan sel B2. Properti offset akan memindahkan sel A1 ke 1 kolom dan 1 baris jauhnya. Anda bisa mengubah nilai rowoffset / columnoffset sesuai kebutuhan. Anda bisa menggunakan nilai negatif (-1) untuk memindahkan sel ke belakang.
Download Excel yang berisi kode diatas
 
 
Ringkasan :
  • VBA Range Object mewakili sel atau beberapa sel di lembar kerja Excel Anda
    • Sel tunggal
    • Baris atau kolom sel
    • Sel seleksi
    • Rentang 3-D
  • Untuk memanipulasi nilai sel, Properties and Methods digunakan
    • Sebuah properti menyimpan informasi tentang objek
    • Metode adalah tindakan objek yang akan dilakukan seperti memilih, menggabungkan, diurutkan, dll.
  • VBA mengikuti pola hirarki objek untuk merujuk objek di Excel menggunakan operator .dot
  • Rentang properti bisa diaplikasikan di dua jenis objek yang berbeda
    • Benda Lembar Kerja
    • Rentang Objek

Tutorial Fungsi Excel VBA: Kembali, Panggil, Contoh

Apa itu Fungsi?

Fungsi adalah sepotong kode yang melakukan tugas tertentu dan mengembalikan hasilnya. Fungsi sebagian besar digunakan untuk melaksanakan tugas berulang seperti memformat data untuk output, melakukan perhitungan, dll.
Misalkan Anda sedang mengembangkan sebuah program yang menghitung bunga pinjaman. Anda bisa membuat fungsi yang menerima jumlah pinjaman dan payback period. Fungsi tersebut kemudian dapat menggunakan jumlah pinjaman dan payback period untuk menghitung bunga dan mengembalikan nilainya.
Mengapa menggunakan fungsi
Kelebihan menggunakan fungsi sama dengan yang ada di bagian di atas mengapa menggunakan subrutin.
Aturan fungsi penamaan
Aturan untuk menamai fungsi sama seperti pada bagian di atas pada aturan penamaan subrutin.

VBA Syntax untuk mendeklarasikan Function

 Private myFunction a (ByVal arg1 Sebagai Integer, ByVal arg2 Sebagai Integer)
     MyFunction = arg1 + arg2
 Fungsi akhir
DI SINI dalam sintaksnya,
Kode Tindakan
  • "Fungsi Pribadi myFunction (...)"
  • Disini kata kunci "Function" digunakan untuk mendeklarasikan sebuah fungsi bernama "myFunction" dan memulai fungsi body.
  • Kata kunci 'Pribadi' digunakan untuk menentukan ruang lingkup fungsi
  • "ByVal arg1 Sebagai Integer, ByVal arg2 Sebagai Integer"
  • Ini menyatakan dua parameter tipe data integer yang diberi nama 'arg1' dan 'arg2.'
  • MyFunction = arg1 + arg2
  • Mengevaluasi ekspresi arg1 + arg2 dan memberikan hasilnya ke nama fungsi.
  • "Fungsi Akhir"
  • "End Sub" digunakan untuk mengakhiri fungsi
Fungsi ditunjukkan dengan Contoh:
Fungsi sangat mirip dengan subrutin. Perbedaan utama antara subrutin dan fungsi adalah fungsi mengembalikan nilai saat dipanggil. Sementara subrutin tidak mengembalikan nilai, saat dipanggil. Misalkan Anda ingin menambahkan dua angka. Anda dapat membuat fungsi yang menerima dua nomor dan mengembalikan jumlah angka.
  1. Buat user interface
  2. Tambahkan fungsinya
  3. Tulis kode untuk tombol perintah
  4. Uji kodenya
Langkah 1) Antarmuka pengguna
Tambahkan tombol perintah ke worksheet seperti gambar di bawah ini
VBA Functions and Subroutine
Tetapkan properti berikut dari CommanButton1 berikut ini.
S / N Kontrol Milik Nilai
1 CommandButton1 Nama BtnAddNumbers
2
Keterangan Tambahkan Fungsi Bilangan
Antarmuka Anda sekarang harus muncul sebagai berikut
VBA Functions and Subroutine
Langkah 2) kode fungsi.
  1. Tekan Alt + F11 untuk membuka jendela kode
  2. Tambahkan kode berikut
 Private Function addNumbers (ByVal firstNumber As Integer, ByVal secondNumber As Integer)
     AddNumbers = firstNumber + secondNumber
 Fungsi akhir
DI SINI dalam kode,
Kode Tindakan
  • "Private Function addNumbers (...)"
  • Ini menyatakan fungsi pribadi "addNumbers" yang menerima dua parameter bilangan bulat.
  • "ByVal firstNumber As Integer, ByVal secondNumber As Integer"
  • Ini mendeklarasikan dua variabel parameter firstNumber dan secondNumber
  • "AddNumbers = firstNumber + secondNumber"
  • Ini menambahkan nilai FirstNumber dan secondNumber dan memberikan jumlah untuk menambahkanNomor.
Langkah 3) Tuliskan Kode yang memanggil fungsi
  1. Klik kanan pada btnAddNumbers_Click tombol perintah
  2. Pilih Lihat Kode
  3. Tambahkan kode berikut
 Private Sub btnAddNumbersFunction_Click ()
     MsgBox addNumbers (2, 3)
 End Sub 
DI SINI dalam kode,
Kode Tindakan
"MsgBox addNumbers (2,3)"
  • Ini memanggil fungsi addNumbers dan melewati 2 dan 3 sebagai parameternya. Fungsi mengembalikan jumlah dari dua angka lima (5)
Langkah 4) Jalankan program, Anda akan mendapatkan hasil sebagai berikut
VBA Functions and Subroutine
Download Excel yang berisi kode diatas
 
 
Ringkasan:
  • Fungsi adalah sepotong kode yang melakukan tugas tertentu. Sebuah fungsi mengembalikan nilai setelah eksekusi.
  • Kedua subrutin dan fungsinya menawarkan kemudahan penggunaan kode
  • Kedua subrutin dan fungsinya membantu memilah potongan kode berukuran besar menjadi kode yang mudah dikelola.

Excel VBA: Panggil Subrutin

Apa itu Subrutin?

Subrutin adalah bagian dari kode yang melakukan tugas tertentu dan tidak mengembalikan hasilnya. Subrutin digunakan untuk memecah kode potongan besar menjadi bagian kecil yang dapat dikendalikan.
Misalnya Anda telah membuat antarmuka pengguna dengan kotak teks untuk menerima data masukan pengguna. Anda bisa membuat subrutin yang membersihkan isi kotak teks. Subrutin sesuai dengan skenario seperti itu karena Anda tidak ingin mengembalikan hasilnya.
Dalam tutorial ini, Anda akan belajar-

 

Mengapa menggunakan subrutin

  • Memecah kode menjadi kode yang mudah dikelola : Program komputer rata-rata memiliki ribuan dan ribuan baris kode sumber. Ini mengenalkan kompleksitas. Subrutin membantu memecahkan masalah ini dengan memecah program menjadi potongan kode yang mudah diatur.
  • Kode usabilitas . Misalkan Anda memiliki program yang perlu mengakses database, hampir semua jendela dalam program akan perlu berinteraksi dengan database. Alih-alih menulis kode terpisah untuk jendela ini, Anda dapat membuat fungsi yang menangani semua interaksi database. Anda kemudian bisa menyebutnya dari jendela manapun yang Anda inginkan.
  • Subrutin dan fungsinya mendokumentasikan sendiri . Katakanlah Anda memiliki fungsi calculateLoanInterest dan yang lain yang mengatakan connectToDatabase. Dengan hanya melihat nama subrutin / fungsi, programmer akan dapat mengetahui program apa yang dilakukan.

 

Aturan penamaan subrutin dan fungsinya

Untuk menggunakan subrutin dan fungsi, ada seperangkat aturan yang harus diikuti.
  • Nama subrutin atau fungsi tidak boleh berisi spasi
  • Nama subrutin atau fungsi harus dimulai dengan huruf atau garis bawah. Tidak bisa dimulai dengan angka atau karakter khusus
  • Nama subrutin atau fungsi tidak bisa menjadi kata kunci. Kata kunci adalah kata yang memiliki arti khusus dalam VBA. Kata-kata seperti Pribadi, Sub, Fungsi, dan Akhir, dll adalah semua contoh kata kunci. Kompilator menggunakannya untuk tugas-tugas tertentu.

 

Contoh praktis subrutin

Pada bagian ini, kita akan;
  1. Lihatlah sintaks subrutin di VBA
  2. Buat program sederhana yang menggunakan subrutin. Ini harus menampilkan kotak pesan saat pengguna mengklik tombol perintah.
Anda perlu mengaktifkan tab Pengembang di Excel untuk mengikuti contoh ini. Jika Anda tidak tahu cara mengaktifkan tab Pengembang lalu baca tutorial tentang Operator VBA

Sintaks VBA untuk mendeklarasikan subrutin

 Private Sub mySubRoutine (ByVal arg1 Sebagai String, ByVal arg2 As String)
     'lakukan sesuatu
 End Sub 
DI SINI dalam sintaksnya,
Kode Tindakan
  • "Private Sub mySubRoutine (...)"
  • Disini kata kunci "Sub" digunakan untuk mendeklarasikan subrutin bernama "mySubRoutine" dan memulai body subrutin.
  • Kata kunci Private digunakan untuk menentukan cakupan subrutin
  • "ByVal arg1 As String, ByVal arg2 As String":
  • Ini mendeklarasikan dua parameter dari tipe data string arg1 dan arg2
  • "End Sub"
  • "End Sub" digunakan untuk mengakhiri tubuh subrutin
Subrutin berikut menerima nama depan dan belakang dan menampilkannya dalam kotak pesan.
Sekarang kita akan memprogram dan melaksanakan keseluruhan proses subrutin ini. Lihat ini
Sub rutinitas ditunjukkan dengan Contoh:
  1. Rancang antarmuka pengguna dan atur properti untuk kontrol pengguna.
  2. Tambahkan subrutin
  3. Tulis kode acara klik untuk tombol perintah yang memanggil subrutin
  4. Uji aplikasi
Langkah 1) Antarmuka Pengguna
Rancang antarmuka pengguna seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini
VBA Functions and Subroutine
Tetapkan properti berikut. Properti yang kita setting
S / N Kontrol Milik Nilai
1 CommandButton1 Nama BtnDisplayFullName
2
Keterangan Nama lengkap subrutin
Antarmuka Anda sekarang harus terlihat seperti berikut
VBA Functions and Subroutine
Langkah 2) Tambahkan subrutin
  1. Tekan Alt + F11 untuk membuka jendela kode
  2. Tambahkan subrutin berikut
 Private Sub displayFullName (ByVal firstName As String, ByVal lastName As String)
     MsgBox firstName & "" & lastName
 End Sub
DI SINI dalam kode,
Kode Tindakan
  • "Private Sub displayFullName (...)"
  • Ini menyatakan sebuah tampilan subrutin pribadiFullName yang menerima dua parameter string.
  • "ByVal firstName As String, ByVal lastName As String"
  • Ini mendeklarasikan dua variabel parameter firstName dan lastName
  • MsgBox firstName & "" & lastName "
  • Ini memanggil fungsi built-in MsgBox untuk menampilkan kotak pesan. Ini kemudian melewati variabel 'firstName' dan 'lastName' sebagai parameter.
  • Ampersand "&" digunakan untuk menggabungkan dua variabel dan menambahkan spasi kosong di antara keduanya.
Langkah 3) Panggil subrutin dari acara klik tombol perintah.
  • Klik kanan pada tombol perintah seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini. Pilih Lihat Kode.
  • Editor kode akan terbuka
VBA Functions and Subroutine
Tambahkan kode berikut di editor kode untuk acara klik tombol perintah btnDisplayFullName.
 Sub BtnDisplayFullName_Click Pribadi ()
     DisplayFullName "John"
 End Sub
Jendela kode Anda sekarang harus terlihat seperti berikut
VBA Functions and Subroutine
Simpan perubahan dan tutup jendela kode.
Langkah 4) Menguji kode
Pada toolbar pengembang letakkan mode desain 'off'. Seperti yang ditunjukkan di bawah ini.
VBA Functions and Subroutine
Langkah 5) Klik pada tombol perintah 'FullName Subroutine'.
Anda akan mendapatkan hasil sebagai berikut
VBA Functions and Subroutine
 
Ringkasan:
  • Subrutin adalah bagian dari kode yang melakukan tugas tertentu. Sebuah subrutin tidak mengembalikan nilai setelah eksekusi
  • Subrutin menawarkan kemudahan penggunaan kode
  • Subrutin membantu memecah potongan besar kode menjadi kode yang mudah dikelola.

VBA Logical Operators: AND, OR, NOT

Operator Logis

Misalnya Anda ingin memproses pesanan pelanggan. Untuk itu, Anda ingin terlebih dahulu mengecek apakah produk yang dipesan itu ada atau tidak. Jika ya, Anda juga ingin memeriksa apakah jumlah di tangan sudah cukup. Operator logika sangat berguna dalam kasus seperti itu. Operator logika digunakan untuk mengevaluasi lebih dari satu kondisi.
S / N Operator Deskripsi Contoh Keluaran
1 DAN DAN: Ini digunakan untuk menggabungkan lebih dari satu kondisi. Jika semua kondisinya benar, DAN mengevaluasi kebenaran. Jika salah satu dari kondisi tersebut salah, DAN mengevaluasi ke false Jika benar = true DAN false = true THEN Salah
2 ATAU ATAU: Ini digunakan untuk menggabungkan lebih dari satu kondisi. Jika salah satu kondisi dievaluasi ke true, OR mengembalikan true. Jika semuanya salah, OR mengembalikan false Jika benar = true OR true = false THEN benar
3 TIDAK TIDAK: Yang ini bekerja seperti fungsi terbalik. Jika kondisinya benar, ia mengembalikan false, dan jika sebuah kondisi salah, ia mengembalikan true. Jika TIDAK (true) Lalu Salah

Contoh kode sumber

Demi kesederhanaan, kita akan membandingkan keras kode nomor.
Tambahkan tombol ActiveX ke sheet dari opsi "Insert".
Tetapkan properti seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini
VBA Operators
Tabel berikut menunjukkan properti yang perlu Anda ubah dan nilai yang perlu Anda perbarui juga.
S / N Kontrol Milik Nilai
1 CommandButton1 Nama Btnort


Keterangan DAN Operator (0 = 0)
2 CommandButton2 Nama Btnor


Keterangan ATAU Operator (1 = 1) Atau (5 = 0)
3 CommandButton3 Nama BtnNOT


Keterangan TIDAK Operator Tidak (0 =)
Tambahkan kode berikut ke btnAND_Click
 Sub Pribadi btnAND_Klik ()
     Jika (1 = 1) Dan (0 = 0) Kemudian
             MsgBox "DAN dievaluasi ke TRUE", vbOKOnly, "AND operator"
         Lain
             MsgBox "DAN dievaluasi ke FALSE", vbOKOnly, "AND operator"
     Berakhir jika
 End Sub
SINI,
  • "Jika (1 = 1) Dan (0 = 0) Kemudian" pernyataan if menggunakan operator logika AND untuk menggabungkan dua kondisi (1 = 1) dan (0 = 0). Jika kedua kondisi benar, kode di atas kata kunci 'Else' dijalankan. Jika kedua kondisi tidak benar, kode di bawah kata kunci 'Else' dijalankan.
Tambahkan kode berikut ke btnOR_Click
 Sub Pribadi btnOR_Click ()
     Jika (1 = 1) Atau (5 = 0) Kemudian
             MsgBox "ATAU dievaluasi ke TRUE", vbOKOnly, "OR operator"
         Lain
             MsgBox "ATAU dievaluasi ke FALSE", vbOKOnly, "OR operator"
     Berakhir jika
 End Sub
SINI,
  • "Jika (1 = 1) Atau (5 = 0) Kemudian" pernyataan if menggunakan operator OR logical untuk menggabungkan dua kondisi (1 = 1) dan (5 = 0). Jika salah satu kondisinya benar, kode di atas kata kunci lain dijalankan. Jika kedua kondisi salah, kode di bawah kata kunci Else dijalankan.
Tambahkan kode berikut ke btnNOT_Click
 Sub Pribadi btnNOT_Click ()
     Jika Tidak (0 = 0) Kemudian
             MsgBox "TIDAK dievaluasi ke TRUE", vbOKOnly, "NOT operator"
         Lain
             MsgBox "TIDAK dievaluasi ke FALSE", vbOKOnly, "NOT operator"
     Berakhir jika
 End Sub
SINI,
  • "Jika Tidak (0 = 0) Kemudian" jika pernyataan menggunakan operator NOT logical untuk meniadakan hasil dari kondisi. Jika kondisinya benar, kode di bawah kata kunci 'Else' dijalankan. Jika kondisinya benar, kode diatas Else keyword dijalankan.

VBA Comparison Operator: Tidak sama dengan, Kurang dari atau sama dengan, lebih besar dari

ini adalah operator yang digunakan untuk membandingkan nilai. Operator perbandingan mencakup sama dengan, kurang dari, lebih besar dari dan tidak sama dengan
Tabel berikut menunjukkan VBA Comparison Operator.
Operator perbandingan digunakan untuk membandingkan nilai untuk tujuan validasi. Misalnya Anda sedang mengembangkan aplikasi penjualan sederhana. Dalam aplikasi ini, Anda ingin memvalidasi nilai yang dimasukkan sebelum Anda memposting. Dalam kasus seperti itu, Anda bisa menggunakan operator pembanding. Operator ini akan memeriksa terhadap angka negatif atau untuk memastikan bahwa jumlah yang dibayarkan tidak melebihi jumlah tagihan. Operator perbandingan sangat berguna dalam situasi seperti itu.
S / N Operator Deskripsi Contoh Keluaran
1 = Sama: memeriksa apakah dua nilai sama. Hal ini juga digunakan sebagai operator penugasan Jika x = z Kemudian Mengembalikan nilai true jika sama, jika tidak, hasilnya akan salah
2 < Kurang dari: Operator ini digunakan untuk mengurangi angka Jika x <z Mengembalikan true jika x kurang dari z, jika tidak maka return false
3 > Lebih besar dari: Operator ini digunakan untuk memperbanyak angka Jika x> z Kemudian Mengembalikan true jika x lebih besar dari z, jika tidak maka return false
4 <> Tidak sama dengan: Operator ini digunakan untuk membagi angka Jika x <> z Kemudian Mengembalikan nilai true jika tidak sama, jika tidak maka return false
5 <= Kurang dari atau sama dengan: Jika x <= z Kemudian Mengembalikan true jika x kurang dari atau sama dengan z, jika tidak maka return false
6 > = Lebih dari atau sama dengan: Jika x> = Then Mengembalikan true jika x lebih besar dari z, jika tidak maka return false

Contoh kode sumber

Equal Comparison Operator
     Jika 2 = 1 maka
             MsgBox "True", vbOKOnly, "Equal Operator"
         Lain
             MsgBox "False", vbOKOnly, "Equal Operator"
     Berakhir jika
SINI,
  • "Jika 2 = 1 Kemudian ... Lain ... Akhir Jika" menggunakan pernyataan if untuk mengevaluasi kondisi "2 = 1"
  • "MsgBox ..." Adalah fungsi built-in yang menampilkan kotak pesan.
    • Parameter pertama "True" atau "False" adalah apa yang akan ditampilkan di kotak pesan. Dalam contoh kita, 2 tidak sama dengan 1, oleh karena itu, akan muncul "false" pada kotak msg.
    • Parameter kedua "vbOKOnly" adalah tombol yang ditampilkan di kotak pesan
    • Parameter ketiga "Equal Operator" adalah judul dari kotak pesan.
Melaksanakan kode diatas memberikan hasil sebagai berikut
VBA Operators

Operator String VBA di Excel

Data string digunakan untuk menyimpan data yang terdiri dari angka, karakter, dan simbol. "Jul-2015" adalah contoh data string. Ini terdiri dari
  • Karakter (Jul)
  • Simbol (-)
  • Angka (2015)
Operator string digunakan untuk memanipulasi data string. Misalnya, Anda dapat menggabungkan nilai bulan Juli-2015 dari 3 huruf pertama bulan ini dan tahun seperti "Jul-2015".
Tabel berikut menunjukkan operator string gabungan.
S / N Operator Deskripsi Contoh Keluaran
1 & Concatenate: Operator ini digunakan untuk menggabungkan string bersama-sama "John" & "Doe" John Doe

Contoh kode sumber

VBA Operators
MsgBox "John" & "Doe", vbOKOnly, "Concatenate Operator"
Melaksanakan kode diatas menghasilkan hasil berikut
VBA Operators